Bea Cukai Bontang Gelar Operasi Gempur Rokok Ilegal di Kota Bontang

Bontang (21/11) – Dalam rangka menjalankan salah satu tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Community Protector, Bea Cukai Bontang menggelar operasi Gempur Rokok Ilegal dan Sosialisasi Larangan Rokok Ilegal di kios penjual rokok eceran di salah satu daerah yang menjadi daerah pengawasan Bea Cukai Bontang, yaitu Kecamatan Bontang Barat dan Utara, Kota Bontang.

Petugas Bea Cukai Bontang melakukan penindakan terhadap kios yang menjual rokok ilegal dan memberikan sosialisasi berupa edukasi kenapa rokok ilegal tersebut tidak boleh dibeli ataupun dikonsumsi. Petugas juga menempelkan stiker yang bertuliskan gempur rokok ilegal di sejumlah kios.

Tujuan dilakukan kegiatan ini agar memberikan pemahaman kepada masyarakat jangan sampai menjual rokok ilegal dan ingin melindungi para pengusaha yang sudah mendapat izin kegiatan cukai agar semuanya menjadi adil.

Dari data survei yang dilakukan Universitas Gajah Mada Yogyakarta di tahun 2017, peredaran rokok ilegal di Indonesia mencapai 7,04 persen. Untuk itu, melalui operasi Gempur Rokok Ilegal ini, di tahun di tahun 2020 mendatang, peredaran rokok ilegal turun menjadi 3 persen.

Petugas Bea Cukai Bontang mendapatkan respons positif dari para penjual eceran dan diharapkan masyarakat menjadi lebih paham tentang ciri-ciri rokok ilegal. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para penjual eceran dapat membantu merealisasikan program pemerintah dan DJBC dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal.