Inward Manifest

Apakah Manifes Kedatangan Sarana Pengangkut itu?

Manifes Kedatangan Sarana Pengangkut (Inward Manifest), untuk selanjutnya disebut Inward Manifest adalah daftar muatan barang niaga yang diangkut oleh sarana pengangkut melaui laut, udara dan darat pada saat memasuki kawasan pabean.

Siapa Sajakah Yang Wajib Menyerahkan Inward Manifest?

Pengangkut  yang Sarana Pengangkutnya melalui darat, dan Pengangkut yang Sarana Pengangkutnya datang dari:

  1. luar Daerah Pabean; atau
  2. dalam Daerah Pabean yang mengangkut barang impor, barang ekspor, dan/atau barang asal Daerah Pabean untuk diangkut ke tempat lain dalam Daerah Pabean melalui luar Daerah Pabean,

wajib menyerahkan pemberitahuan Inward Manifest dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris ke Kantor Pabean kedatangan.

Kapan Waktu Penyerahan Inward Manifest?

Penyerahan pemberitahuan Inward Manifest dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. paling lambat 24 (dua puluh empat) jam sebelum kedatangan Sarana Pengangkut, untuk Sarana Pengangkut melalui laut, dalam hal waktu tempuh dari tempat keberangkatan menuju ke tempat kedatangan 24 (dua puluh empat) jam atau lebih;
  2. paling lambat sebelum kedatangan Sarana Pengangkut, untuk:
  3. Sarana Pengangkut melalui laut, dalam hal waktu tempuh dari tempat keberangkatan menuju ke tempat kedatangan kurang dari 24 (dua puluh empat) jam; dan
  4. Sarana Pengangkut melalui udara; atau
  5. paling lambat pada saat kedatangan Sarana Pengangkut, untuk Sarana Pengangkut darat.

Apabila tidak segera dilakukan pembongkaran, kapan kewajiban pengangkut untuk menyerahkan pemberitahuan pabean mengenai barang yang diangkutnya dilaksanakan?

Dalam hal tidak segera dilakukan pembongkaran, kewajiban pengangkut untuk menyerahkan pemberitahuan pabean mengenai barang yang diangkutnya dilaksanakan:

  1. Paling lambat 24 (dua puluh empat) jam sejak kedatangan sarana pengangkut, untuk sarana pengangkut yang melalui laut;
  2. Paling lambat 8 (delapan) jam sejak kedatangan sarana pengangkut, untuk sarana pengangkut yang melalui udara;
  3. Pada saat kedatangan sarana pengangkut, untuk sarana pengangkut yang melalui darat;